KONSEP MUSIK BARAT (Modal,Tonal dan Atonal)
Assalamualikum warahmatullahi wabarakatuhu…
Nama
saya Akmaliadi,seorang pelajar kelas XI mipa 3 (Darussalam class) di SMA Negeri
Pintar Prov.Riau,pada kesempatan kali ini saya akan membuat sebuah artikel mengenai
music Modal,Tonal dan Atonal untuk memenuhi tugas sekolah,mata pelajaran seni
budaya….
Siapa yang tidak suka musik barat, hampir
seluruh remaja Indonesia menyukainya mungkin karena
trend,komposernya,penyanyinya atau mungkin karena melodinya.Selama ini mungkin
kita hanya mengenal musik jazz,music pop,music rock atau genre yang
lainnya.Ternyata konsep dasar music barat bisa kita lihat dari Modal,Tonal dan
Atonal
Sebelum mengenal lebih jauh mengenai Musik
Modal,Tonal dan Atonal alangkah lebih baiknya mengenal terlebih dahulu apa itu
music? dan apa saja yang bisa dikatakan music?. Musik adalah suara yang disusun
sedemikian rupa sehingga mengandung irama,lagu dan keharmonisan terutama suara
yang dihasilkan dari alat alat yang dapat menghasilkan irama. Sesuatu yang
menghasilkan bunyi bisa juga dikatakan sebagai music, contohnya ketika kita
memukul meja walaupun nadanya tidak berturan tetapi bisa menghasilkan bunyi
yang bisa kita nikmati,nah ini berkaitan dengan pembahasan selanjutnya mengenai
Musik Modal,Tonal dan Atonal
Musik Modal
Musik Modal Adalah karya musik yang berasal dari satu jajaran
nada dengan jarak interval tertentu dan tidak ada hubungannya khusus antara
masing masing not tangga nada tersebut kecuali nada dasar yang merupakan pusat
(finalis) (Dieter Mack, 1994).Prinsip modal berasal dari musik "monofon",
yaitu satu lagu saja atau satu melodi line yang dinyanyikan oleh satu atau
beberapa orang. Dalam hal ini prinsip modal mirip dengan salah satu prinsip
dalam musik karawitan yaitu sistem pelog/salendro, karena tangga nada
pelog/salendro lebih berhubungan dengan karakter melodi yang monofon
(horizontal) dan terdapat nada dasar juga sebagai "pusat". Perbedaan
dengan prinsip modal di Eropa dapat ditemukan dalam rangka ketentuan interval,
karena di Indonesia tidak ada standardisasi jarak interval. Kenyataan ini bukan
merupakan kekurangan melainkan perbedaan yang berdasaran estetika musik
(sejarah, tradisi budaya) yang berbeda.Berdasarkan uraian diatas dapat
kita ketahui ciri ciri music modal yaitu : Memiliki pusat nada yaitu
nada dasar,Berifat monofon, tidak ada hubungan khusus antara masing masing
tangga nada, menggunakan tangga nada pentatonic dan bersifat horizontal. Ternyata, terdapat beberapa budaya musik yang tetap
mengembangkan prinsip pentatonis seperti Indonesia misalnya. Sedangkan di
Eropa, unsur-unsur pentatonis diubah melalui sistem tangga nada modal. Padahal,
karakter pentatonis masih sering muncul pada beberapa karya-karya musik Barat
sebagai simbol "paling alami".
Contoh karya
music di eropa dengan unsur unsur pentatonis
1. Musik monofon abad ke-7 yang namanya
"Lagu Gregorian"
2. Karya Claude Debussy yang berjudul "Epigraphes Antique"
3. Karya Franz Schubert yang berjudul "Fruhlingstraum"
2. Karya Claude Debussy yang berjudul "Epigraphes Antique"
3. Karya Franz Schubert yang berjudul "Fruhlingstraum"
Musik tonal
Tonal
merupakan sitilah musik berarti “menyatakan bunyi atau warna suara” sedang kan
tone berarti “bunyi nada” itu sendiri. Musik Tonal Adalah Sistem musik
yang memandang bunyi secara vertikal dan horizontal, adanya pusat nada yang di
dengar atau dirasakan, artinya suatu rangkaian not tidak hanya memiliki
hubungan secara horizontal saja setiap not itu tidak berdiri sendiri, memiliki
Tanga Nada Diatonis Mayor dan Diatonis minor.Adapaun pengertian lain menurut
para ahli yaitu "Musik Tonal adalah musik yang terpadu dan dimensi Musik
disatukan jika mendalam merujuk ke sistem precompositional dihasilkan oleh
prinsip konstruktif tunggal yang berasal dari skala tipe dasar;. Itu adalah
dimensi jika dapat tetap dibedakan dari yang memesan precompositional
"(Pitt 1995, 299).dari definisi tersebut dapat kita cirikan bahwa
music Tonal itu memandang bunyi secara horizontal dan vertical,memiliki pusat
nada,Menggunakan tangga nada diatonic mayor dan diatonic minor
Musik Atonal
Pastinya telinga kita belum terbiasa
mendengar kata musik Atonal bukan? bahkan majalah musik saja tidak banyak yang
mampu membahas salah satu genre musik ini. Namun, menurut desas desus yang
beredar mayoritas musisi tidak mengakui atonal sebagai genre musik dan
menganggapnya sebagai kebisingan acak. Atonal sendiri adalah jenis musik tanpa
nada dan disonansi yang mungkin memiliki kesamaan tetapi sebenarnya tidak sama.
Sebenarnya, jika menganggap atonal bukan bagian dari musik agak kurang tepat. Sebab musik tanpa nada sebenarnya sudah familiar digunakan terutama dalam sejarah musik dan dipahami sebagai sebuah gerakan yang berbeda dimulai sekitar awal abad 20. Atonal sendiri saat itu muncul karena adanya keakraban manusia terhadap nada namun tanpa dibumbui dengan perasaan.
Sebenarnya, jika menganggap atonal bukan bagian dari musik agak kurang tepat. Sebab musik tanpa nada sebenarnya sudah familiar digunakan terutama dalam sejarah musik dan dipahami sebagai sebuah gerakan yang berbeda dimulai sekitar awal abad 20. Atonal sendiri saat itu muncul karena adanya keakraban manusia terhadap nada namun tanpa dibumbui dengan perasaan.
Atonal
mengajarkan kita untuk membuat musik berbumbu. Atonal juga ditengarai sebagai
awal munculnya musik klasik yang sudah terlihat geliatnya sejak abad 20. Saat
itu musik-musik tanpa nada banyak digunakan untuk acara peribadatan diberbagai
gereja. Musik tanpa nada menjadi fenomena besar selama awal abad 20 karena
dipandang sebagai musik alternatif yang lebih harmonis.
Musik tanpa nada sebenarnya ditandai dengan
sistem dan teori yang cukup mudah, yang nadanya hanya berupa "tonal".
awalnya banyak yang mencecar musik atonal karena dipandang tidak jelas, namun
seiring dengan banyaknya musisi atonal yang lahir lambat laun orang-orang pun
mulai menyukai musik ini. Ingin mengenal lebih jauh tentang musik ini? Pergilah
ke Eropa karena di Indonesia belum banyak musisi yang mengetahui musik ini. Musik atonal
tidak mengikuti aturan baku atau tanpa memperhatikan Tonal nada menggunakan
tanggga nada kromatif.bisa kita katakana music Atonal ini music yang bersifat spontanitas.
Demikianlah penjelasan mengenai music
Modal,Tonal dan Atonal semoga bermanfaat bagi kita semua dan dapat dijadikan
sebagai bahan pembelajaran.Apabila terdapat
kekeliruan dari penulisan saya
mohon maaf dan terima kasih telah membaca
Wassalamualaiku
warahmatullahi wabarakatuhu…